Wednesday, May 25, 2011

Tentang Indi dan Mika-nya :)

Saat aku masih kelas 11 SMA, sekitar hampir dua tahun yang lalu, aku membaca sebuah buku. Waktu Aku sama Mika judulnya. Bukunya kecil. Tidak setebal serial Harry Potter favorite-ku, dan tidak selebar buku paket (diktat) Matematikaku. Tapi kau tahu, di setiap halaman buku kecil itu, aku mendapatkan sesuatu yang sangat besar. Memahami sesuatu yang sangat besar. Mencoba mengertinya.

Penulis buku itu Indi. Seorang perempuan yang istimewa. Seperti kata Mika, pacar sempurnanya, Indi itu special. Dengan caranya sendiri, mungkin itu yang bisa aku cerna dari setiap celotehan tulus yang ada di dalamnya. Kalimat di buku itu sederhana, namun penuh makna. Tidak ada janji di dalamnya. Bahkan tak ada tuntutan. Aku melihat harapan, kepercayaan, dan kasih sayang murni.

"Sugar, kamu tahu? Kamu mengingatkan aku pada anak-anak di buku Torey Hayden,"

"Karena aku cacat, Mika?"

"Bukan, Sugar! Tapi karena kamu spesial…"

Cara Mika menggambarkan bahwa Indi itu special seperti melukiskan bahwa, tak peduli bagaimanapun keadaannya, Mika pasti sayang sama Indi. Sesederhana itu. Tapi siapa sangka ada sesuatu yang bermakna di balik kesederhanaan itu.

Aku paling suka sebuah puisi yang judulnya Malaikat yang Pelupa.

Mika itu malaikat.

Tapi dia pelupa…

Dia lupa untuk pakai sayapnya.

Sekarang Mika lagi ambil sayapnya…


Di surga…

Indi menulis seolah-olah Mika hanya sedang pergi membelikan permen untuknya. Dan Mika akan kembali lagi untuknya, untuk membuatnya tersenyum lagi. Aku nangis bombay gitu aja waktu baca bagian ini. Aku bingung mana yang lebih menyedihkan. Kalimat yang tertulis di situ, atau cara Indi menuliskannya dengan keadaan yang aku yakin, pasti nggak mudah.

Dan seperti yang aku bilang tadi, aku mendapatkan sesuatu yang amat besar di dalam sebuah buku mungil tersebut. Aku percaya, kalian juga. Dan suatu saat nanti, meskipun nggak sekarang, kita akan merasakan hal yang sama tentang sebuah cinta yang utuh tanpa syarat. Seperti yang Indi rasakan untuk Mika-nya. Juga sebaliknya :)

#aku belum sempat beli dan baca ‘Karena Cinta itu Sempurna’, namun pasti buku itu pasti semenarik ‘kakaknya’ (Waktu Aku Sama Mika)#

You can check the wonderful writer here. And it's a big honour to me to join her first giveaway :)

atikailman -
sorry for the lack of picts, I can't post any picts. Sadly :(

2 comments:

  1. setiap baca postingan yang review novel Mbak Indi,
    semakin pengen baca..:D

    ReplyDelete
  2. ayo ayo baca !! Bagus banget lho :)

    ReplyDelete